<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>In My Life</title>
	<atom:link href="http://mumpunidh.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mumpunidh.wordpress.com</link>
	<description>Some have gone and some remain</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2009 01:03:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mumpunidh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>In My Life</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mumpunidh.wordpress.com/osd.xml" title="In My Life" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mumpunidh.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Terimakasih, Guru&#8230;</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/05/terimakasih-guru-2/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/05/terimakasih-guru-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 01:03:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kasih tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/05/terimakasih-guru-2/</guid>
		<description><![CDATA[Aku bertanya pada Sang Guru: apa aku boleh berkesah? Dia jawab,”Berkesahlah anakKu, Aku siap mendengarkan.” Dan keluh kesahpun mengalir. Tentang kemiskinan yang pernah menjeratku, yang menempatkanku dalam kelompok yang terpinggirkan, tanpa penghargaan. Tentang pelecehan yang melumat habis harga diriku. Tentang masa kecil yang kering tanpa kasih sayang. Tentang sakit hati yang laksana duri, merobek, menusuk, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=108&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku bertanya pada Sang Guru: apa aku boleh berkesah?<br />
Dia jawab,”Berkesahlah anakKu, Aku siap mendengarkan.”</p>
<p>Dan keluh kesahpun mengalir. Tentang kemiskinan yang pernah menjeratku, yang menempatkanku dalam kelompok yang terpinggirkan, tanpa penghargaan. Tentang pelecehan yang melumat habis harga diriku. Tentang masa kecil yang kering tanpa kasih sayang. Tentang sakit hati yang laksana duri, merobek, menusuk, dan membusukkan. </p>
<p>Dia mengusap kepalaku,”Maafkan Aku, anakKu… Tapi lihatlah dirimu. Kau tampak cantik dan kuat.”<br />
“Apa Kau mau mengatakan kalau itu semua ujianMu, Guru? Tapi kenapa tak Kau beri aku kesempatan memilih? Kenapa Kau uji aku dari masa kanakku?”<br />
“Pada saatnya kau akan menyadarinya, anakKu”<br />
“Tapi kapankah itu, Guru?” </p>
<p>Dan aku pun kembali berkesah. Tentang keputusan-keputusan yang salah. Memang aku yang membuat keputusan. Tapi kalau saja kebahagiaan membentukku, aku dapat melakukan yang lebih baik. Kalau cinta melingkupiku, aku akan memilih yang paling tepat untuk hidupku. </p>
<p>“Tidakkah Guru melihatku menderita..”<br />
“Iya, sayang.. Aku tau. Tapi Aku juga tau kalau kau pernah diingatkan oleh suara hatimu. Tapi apa yang kau lakukan? Kau memilih untuk tetap hidup dengan sakit hati dan kemarahan. Bukankah cukup banyak hal yang mustinya membuatmu berpaling? Bukankah kau ini memang bandel, tidak berhenti sebelum mencoba?”<br />
“Ah, Guru.. Kau selalu tau.”<br />
“Dan bukankah sekarang kau merasa lebih baik dengan hidup tanpa sakit hati dan kemarahan? Kau sudah dibuat kaya oleh pelajaran kehidupan.”<br />
“Iya, Guru..”<br />
“Apa kau masih merasa perlu berkesah?”<br />
“Tidak, Guru.. Betul kata Guru, aku lebih kuat dengan ujianMu. Aku tidak akan berkesah lagi, Guru. Aku mau berterimakasih padaMu. Tapi… “<br />
“Kenapa lagi, anakKu?”<br />
“Guru.. Kenapa tak Kau ijinkan pertemuan kami? Kenapa tak Kau beri kesempatan itu, Guru?”<br />
“AnakKu, aku tidak akan menjawab itu. Aku hanya memastikan padamu, aku membiarkan proses itu terjadi padamu. Itu yang akan membuatmu lebih indah. Bukankah dalam keadaan ini kau jadi mengerti tentang cinta yang sesungguhnya? Bukankah dengan segala runutan peristiwa yang kau alami, kau sudah membuat keputusan-keputusan penting yang membuatmu merasa lebih berharga?”<br />
“Iya, Guru… Tapi aku takut.. Apa yang akan kujelang besok?”<br />
“Jangan takut, anakKu.. Aku akan selalu menyertaimu. Kalau kau tidak melihatKu, yakinlah, dari jauh Aku memperhatikanmu. Percayalah aku akan selalu menjagamu. Kau tau kenapa? Karena Aku menyayangimu.”<br />
“Terimakasih, Guru… Terimakasih.”   </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=108&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/05/terimakasih-guru-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Silent Lucidity</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/04/silent-lucidity/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/04/silent-lucidity/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 04:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[queensryche]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Kukatakan padanya, ”Semalam aku memimpikanmu”. Orang bilang mimpi dapat dimaknai macam-macam. Bisa jadi aku terlalu memikirkannya sehingga alam bawah sadarku menyimpannya dalam memoriku dan memunculkannya lewat mimpi. Tapi konon mimpi juga bisa menjadi petunjuk jawaban untuk pertanyaan yang sedang kita tunggu. Entahlah. Mungkin jawaban pertamalah yang tepat. Karena aku tidak ingat persis isi mimpiku. Dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=100&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kukatakan padanya, ”Semalam aku memimpikanmu”. Orang bilang mimpi dapat dimaknai macam-macam. Bisa jadi aku terlalu memikirkannya sehingga alam bawah sadarku menyimpannya dalam memoriku dan memunculkannya lewat mimpi. Tapi konon mimpi juga bisa menjadi petunjuk jawaban untuk pertanyaan yang sedang kita tunggu. Entahlah. Mungkin jawaban pertamalah yang tepat. Karena aku tidak ingat persis isi mimpiku. </p>
<p>Dia tidak menjawab, dan hanya mengirimiku lagu beserta liriknya. </p>
<p>Aku belum kenal lagu ini. Aku tidak kenal pula nama penyanyinya. Tapi jelas-jelas ini ‘laguku’. Pertama denger langsung klik di telinga. Rasanya cukup familiar di pendengaranku. Apakah karena ada kemiripan dengan tipikal grup lain yang pernah kukenal, ataukah ada nuansa yang sama dengan yang pernah dibangun oleh lagu lain. Sekali lagi, entahlah.. </p>
<p>Hanya ingin berterimakasih untuk pesan yang dia kirim lewat lagu ini.</p>
<p>SILENT LUCIDITY &#8211; QUEENSRYCHE<br />
(Chris DeGarmo)</p>
<p>Hush now dont cry<br />
Wipe away the teardrop from your eye<br />
Youre lying safe in bed<br />
It was all a bad dream<br />
Spinning in your head<br />
Your mind tricked you to feel the pain<br />
Of someone close to you leaving the game of life<br />
So here it is, another chance<br />
Wide awake you face the day<br />
Your dream is over&#8230;or has it just begun? </p>
<p>Theres a place I like to hide<br />
A doorway that I run to in the night<br />
Relax child, you were there<br />
But only didnt realize it and you were scared<br />
Its a place where you will learn<br />
To face your fears, retrace the tears<br />
And ride the whims of your mind<br />
Commanding in another world<br />
Suddenly, you hear and see<br />
This magic new dimension</p>
<p>Chorus<br />
I-will be watching over you<br />
I-am gonna help you see it through<br />
I-will protect you in the night<br />
I-am smiling next to you&#8230;in silent lucidity</p>
<p>If you open your mind for me<br />
You wont rely on open eyes to see<br />
The walls you built within<br />
Come tumblng down, and a new world will begin<br />
Living twice at once you learn<br />
You7re safe froom pain in the dream domain<br />
A soul set free to fly<br />
A round trip journey in your head<br />
Master of illusion, can you realize<br />
Your dreams alive, you can be the guide but&#8230;</p>
<p>Chorus</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=100&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/02/04/silent-lucidity/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Ketiga 2009</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/01/03/hari-ketiga-2009/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/01/03/hari-ketiga-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 11:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya tiba juga aku di Bandung. Dan sekarang sudah hari ketiga tahun 2009. Ah, bertambah tua saja kita ini! Begitu cepat waktu berlalu. Apa bisa aku berharap, biar waktu tidak beranjak? Aku agak khawatir menghadapi berbagai kemungkinan. Aku ingin tetap di saat ini, bersamamu, dengan segala rasa yang kumiliki. Terlepas dari segala beban dan keputusan-keputusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=95&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya tiba juga aku di Bandung. Dan sekarang sudah hari ketiga tahun 2009. Ah, bertambah tua saja kita ini!<br />
Begitu cepat waktu berlalu. Apa bisa aku berharap, biar waktu tidak beranjak? Aku agak khawatir menghadapi berbagai kemungkinan. Aku ingin tetap di saat ini, bersamamu, dengan segala rasa yang kumiliki. Terlepas dari segala beban dan keputusan-keputusan yang menyulitkan. Tapi apa mungkin?</p>
<p>Sudahlah, tak perlu juga membiarkan kekalutan seperti ini bermain di kepalaku. Aku ingin mengingat-ingat perjalanan waktu memasuki tahun baru kemarin. Kau tau, aku begitu gembira kau mau menyisihkan waktu untuk mengucapkan selamat tahun baru, berbagi harapan, dan mengajakku bicara tentang beberapa hal. Belum pernah taun baruku seistimewa kemarin. Biarpun keesokan harinya ada ketidaknyamanan yang muncul, tapi percayalah, aku selalu bisa memahami itu. Meskipun pula sehari berikutnya aku sama sekali tidak ingin membangun komunikasi denganmu.</p>
<p>Jadi aku ingin bercerita tentang hari tanpa komunikasi kemarin. Pada hari kepulanganku ke Bandung kemarin aku nyaris terlambat. Hanya 5 menit jelang kedatangan kereta yang terjadwal jam 10.16 aku baru sampai. Sementara tiket belum kupegang, harus mencari seorang karyawan PT KA yang bersedia kurepotkan. Terengah-engah karena berlarian. Tapi akhirnya berhasil juga menikmati kenyamanan kereta eksekutif jurusan Surabaya-Bandung itu dua bangku sekaligus. Mau tau apa yang kemudian kulakukan sepanjang waktu di kereta? Diantara khayalanku tentangmu, aku membaca buku pemberianmu. Buku yang semakin membuatku ingin terus membangun energi positifku. Buku yang tiap baca halaman pertamanya membuatku teringat pada bertahun silam. Kau pernah menungguku begitu lama (dan dalam ketidakjelasan). Maafkan aku ya… Tapi melihat catatanmu itu, aku juga ingin mencatat begini: kau orang dari masa laluku, masa kiniku, dan (berharap) ada juga di masa depanku…</p>
<p>Sekali lagi , trimakasih bukunya… Semakin jauh semakin menarik. Sampai akhirnya aku harus betul-betul menutupnya karena cahaya yang tak lagi mendukung.</p>
<p>Menjelang malam suhu dalam kereta bertambah dingin. Orang mengusahakan kehangatan untuk dirinya sendiri. Perempuan muda di sebelahku (akhirnya bangku sebelahku diambil alih di Stasiun Jogja) sudah terlelap. Seorang ibu meninabobokan anaknya, gadis kecil berambut kriwil. Di seberang, dua anak muda berbagi kehangatan. Si gadis terlelap dalam pelukan pasangannya. Uuh, bikin sirik saja. Jadi teringat ceritamu di awal tahun kemarin. Persis pergantian taun, di tengah obrolan kita kau mengumpat kecil: “Sialan, ada yang lagi ciuman di pinggir jalan. Udah tau perasaan lagi kaya gini..” Hahaha..</p>
<p>Jam delapan malam tiba juga di Stasiun Bandung. Semua orang bergegas. Mungkin sudah mulai teringatkan pada sekian pekerjaan yang harus diselesaikan di kota ini. Mungkin ada janji pertemuan yang harus segera ditepati. Atau mungkin juga ingin segera menuntaskan kerinduan yang tertunda sekian lama (sedangkan aku masih butuh waktu lebih lama lagi tampaknya untuk menjumpaimu&#8230;) Ah, jadi ingat saat kau mengantarku, dengan ciuman yang terburu. It’s ok.. it was so nice.</p>
<p>Semoga masih ada kesempatan untuk kita bertemu. Semoga…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=95&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2009/01/03/hari-ketiga-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matahari Kecil</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/11/27/matahari-kecil/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/11/27/matahari-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 04:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat coret]]></category>
		<category><![CDATA[mencari matamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Aku ingat matahari kecil itu. Aku mengingat dan menginginkannya sejak kali pertama melihatnya. Siapakah pemiliknya? Kalau aku tau, akan kutanya: “Apakah matahari kecil itu boleh kumiliki?” Dan orang-orang bergegas. Karena konon di sini waktu seperti kereta hantu, bergerak tanpa kenal ampun. Di satu sudut, dua orang saling menjabat erat,”Apa kabarmu?” Pada sudut lain dua orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=92&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Aku ingat matahari kecil itu. Aku mengingat dan menginginkannya sejak kali pertama melihatnya. Siapakah pemiliknya? Kalau aku tau, akan kutanya: “Apakah matahari kecil itu boleh kumiliki?”</p>
<p class="MsoNormal">Dan orang-orang bergegas. Karena konon di sini waktu seperti kereta hantu, bergerak<span> </span>tanpa kenal ampun. Di satu sudut, dua orang saling menjabat erat,”Apa kabarmu?” Pada sudut lain dua orang bersitatap,”Aku Markus, mari kita bicara.”</p>
<p class="MsoNormal">Pada sebuah meja, mereka bertukar catatan. Di tengah arena mereka bersitegang,”Harusnya dia sudah datang!” Di tengah arena mereka berkerumun, menggumamkan persetujuan. <span> </span>Ah, betapa sibuknya semua orang.</p>
<p class="MsoNormal">Tapi mungkin aku pun begitu. Sibuk dengan marah dan heranku: apa kau akan korbankan aku di medan ini? Jangan katakan rasa itu telah menjadikanmu dungu!<span> </span>Matahari kecil, bebaskan aku dari amarah ini. Tapi kepada siapa aku harus bertanya?</p>
<p class="MsoNormal">“Siapa pemilik matahari kecil itu?” Mereka tidak menjawab.</p>
<p class="MsoNormal">Kutanya lagi,”Siapa pemilik matahari kecil itu?” Semua orang menggeleng.</p>
<p class="MsoNormal">“Dia pemiliknya.” Sebuah suara menunjukkanku pada mata itu. Ahai.. kaukah pemilik matahari kecil itu? Kaukah pemberi kilaunya?</p>
<p class="MsoNormal">“Bolehkah kumiliki matahari kecil itu?”</p>
<p class="MsoNormal">“Matahari kecil ini akan jadi milikmu. Suatu saat&#8230;”</p>
<p class="MsoNormal">“Kapan?” Kau hanya diam dan membiarkanku mencari jawabnya pada matamu.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Ah!!!</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal">(Ingin memotretmu dan mempiguraimu. Biar matamu hanya untukku..)</p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=92&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/11/27/matahari-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pecah juga bisul itu&#8230;</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/09/23/pecah-juga-bisul-itu/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/09/23/pecah-juga-bisul-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 03:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya pecah sudah bisul itu! Bisul yang bikin nyeri dan menyiksa. Sore kemarin, dengan sedikit berkecamuk aneka perasaan yang entah apa itu namanya, kukemas semua barang itu dalam sebuah paket. Terkirim! Selesai… Susahnya berhubungan dengan seseorang yang tidak kita cintai. Dan lebih susah lagi ketika orang tersebut tidak peduli dan tidak bisa menghargai kalau kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=89&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Akhirnya pecah sudah bisul itu! Bisul yang bikin nyeri dan menyiksa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sore kemarin, dengan sedikit berkecamuk aneka perasaan yang entah apa itu namanya, kukemas semua barang itu dalam sebuah paket. Terkirim! Selesai…</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Susahnya berhubungan dengan seseorang yang tidak kita cintai. Dan lebih susah lagi ketika orang tersebut tidak peduli dan tidak bisa menghargai kalau kita sedang berusaha untuk mencintai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=89&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/09/23/pecah-juga-bisul-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Knife (by Rockwell)</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/06/19/knife-by-rockwell/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/06/19/knife-by-rockwell/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 20:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[   You touched my life With your softness in the night My wish was your command Until you ran out of love I tell myself I’m free Got the chance of livin’ just for me No need to hurry home Now that you’re gone Knife Cuts like a knife How will I ever heal? I’m [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=87&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p> <span style="font-size:10pt;" lang="EN">You touched my life<br />
With your softness in the night<br />
My wish was your command<br />
Until you ran out of love</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">I tell myself I’m free<br />
Got the chance of livin’ just for me<br />
No need to hurry home<br />
Now that you’re gone</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
How will I ever heal?<br />
I’m so deeply wounded</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
You cut away the heart of my life</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">When I pretend<br />
Wear a smile to fool my dearest friends<br />
I wonder if they know<br />
It’s just a show</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">I’m on a stage<br />
Day and night I go through my charades<br />
But how can I disguise<br />
What’s in my eyes?</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
How will I ever heal?<br />
I’m so deeply wounded</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
You cut away the heart of my life<br />
Oh, oh<br />
Oh, oh, oh, oh<br />
Oh, oh, oh,</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">I’ve tried and tried<br />
Blocking out the pain I feel inside<br />
The pain of wanting you<br />
Wanting you</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
How will I ever heal?<br />
I’m so deeply wounded</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Knife<br />
Cuts like a knife<br />
How will I ever heal?<br />
I’m so deeply wounded</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">You cut away the heart<br />
Of my life</span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-size:10pt;" lang="EN">Kamis, 19 Juni 2008: diantara sunyi ruang-ruang di Jawa 6 yang sudah jauh ditinggalkan para penghuninya, lagu ini tiba-tiba terasa begitu memerihkan. Apa aku sudah kehilangan (mu)?</span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mumpunidh.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mumpunidh.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=87&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/06/19/knife-by-rockwell/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Rusia</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/30/belajar-dari-rusia/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/30/belajar-dari-rusia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 11:40:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bukuku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[  Bicara tentang Rusia imej yang muncul pastilah sesuatu yang buruk: komunis, atheis, rezim brutal, miskin, konflik, dsb. Imej yang sebetulnya milik Uni Sovyet tersebut kemudian menempel pada Rusia yang sebetulnya hanya memiki sebagian wilayah Uni Sovyet. Namun, kini Rusia tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Tanah kelahiran revolusi sosialis ini kembali sejajar dengan negara-negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=85&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Bicara tentang Rusia imej yang muncul pastilah sesuatu yang buruk: komunis, atheis, rezim brutal, miskin, konflik, dsb. Imej yang sebetulnya milik Uni Sovyet tersebut kemudian menempel pada Rusia yang sebetulnya hanya memiki sebagian wilayah Uni Sovyet. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Namun, kini Rusia tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Tanah kelahiran revolusi sosialis ini kembali sejajar dengan negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat baik dalam bidang ekonomi dan politik. Lantas apa yang membuat Rusia bisa kembali menemukan martabatnya? </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Buku berjudul “Bangkitnya Rusia” ini menguraikan bagaimana peran Putin dan Eks KGB. Keberhasilan Rusia adalah keinginan kuat Presiden Vladimir Putin yang menggandeng mantan anggota KGB. Sejak masa reformasi KGB disudutkan dan tidak diberi panggung. KGB kembali mendapat kepercayaan rakyat pada masa pemerintahan Boris Yeltsin. Saat itu Yeltsin mengikuti anjuran IMF dengan melakukan liberalisasi secara radikal. Alhasil, bukan mendapatkan kemakmuran, sebaliknya malah menghancurkan perekonomian Rusia. Yang paling diuntungkan oleh konsep yang ditawarkan IMF ini adalah oligarki yang notabene adalah <span> </span>kroni Yeltsin. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Putin yang kemudian mendapat simpati rakyat pun menduduki kursi kepresidenan. Dia bersikeras menolak dikte asing. Putin juga memanfaatkan kaum Siloviki (eks KGB yang namanya diubah menjadi FSB). Tidak seperti cara kerja mereka sebelumnya, kali ini eks KGB tersebut bekerja dengan tetap sesuai hukum yang mendukung pemerintahan Rusia. Negara tetap sebagai pengontrol kekayaan, sektor strategi harus dilindungi dari dominasi asing, dan penghapusan oligarki. Dunia Barat mengkritik tindakan Putin. Mereka menuding Rusia tidak melaksanakan demokrasi secara benar. Putin dan Siloviki berkelit dengan mengatakan Rusia menentukan sendiri model demokrasinya, yakni demokrasi kedaulatan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Sepakat atau tidak sepakat dengan model yang diterapkan Putin, namun tampaknya apa yang sedang berlangsung di Rusia ini dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk Indonesia bangkit dari keterpurukannya. Dalam buku ini juga disertakan contoh-contoh yang membandingkan kondisi Indonesia dan Rusia yang relatif mirip pada sejumlah kasus. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Buku ini ditulis oleh Simon Saragih, wartawan senior Kompas yang berpengalaman dalam tulisan-tulisan bidang ekonomi dan internasional. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mumpunidh.wordpress.com/85/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mumpunidh.wordpress.com/85/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=85&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/30/belajar-dari-rusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Veronika Memutuskan Mati</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/05/veronika-memutuskan-mati/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/05/veronika-memutuskan-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 01:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bukuku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[  Sesuai judulnya, nama Veronika menjadi tokoh sentral novel karya Paulo Coelho ini. Veronika adalah perempuan 24 tahun yang kecewa dengan kondisi sosial di sekelilingnya. Dia juga mengalami kejenuhan dalam hidupnya, bosan menghadapi rutinitas, hidup yang stagnan. Dan Veronika yang cantik dan pintar itu memilih untuk mati.   Kenapa harus mati? Seringkali kematian menjadi sesuatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=79&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Sesuai judulnya, nama Veronika menjadi tokoh sentral novel karya Paulo Coelho ini. Veronika adalah perempuan 24 tahun yang kecewa dengan kondisi sosial di sekelilingnya. Dia juga mengalami kejenuhan dalam hidupnya, bosan menghadapi rutinitas, hidup yang stagnan. Dan Veronika yang cantik dan pintar itu memilih untuk mati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;line-height:115%;">Kenapa harus mati? Seringkali kematian menjadi sesuatu yang layak dipertimbangkan. Ada yang bilang,”toh tidak ada yang berubah, mati sekarang atau nanti”. Atau yang sekarang menjadi trend, bunuh diri untuk menghindari kesulitan di masa depan. Maka, itulah yang dilakukan Veronika. Dari surat-surat yang dite</span><span style="font-size:10pt;color:#000000;line-height:115%;">mukan kemudian, </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;line-height:115%;">isinya mengkritik masyarakat akan ketidaktahuan mereka akan negara Slovenia. Orang sering menyangka Slovenia adalah nama kota di Jerman. Kekesalannya itu menjadi salah satu alasan untuk bunuhdiri. Sederhana bukan? Namun begitulah manusia dengan segala kkompleksitasnya, justru dapat membuat keputusan dengan alas an yang terkesan remeh temeh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;line-height:115%;">Maka, Veronika yang cantik dan pintar itupun mencoba untuk membunuh dirinya. Obat tidur dalam jumlah banyak pun ditenggaknya. Sayangnya, sayangnya…. Veronika tidak mati. Alhasil, Veronika dibawa ke rumah sakit jiwa Villete, yang terletak di ibukota Slovenia, Ljubljana. Di rumah sakit inilah Veronika justru menemukan banyak hal menarik. Orang-orang yang unik dan berbeda, yang merasa tidak perlu menjadi bagian dari kolektivitas massa. Kadang terbersit penyesalan karena mencoba mengakhiri hidupnya. Namun tentunya sudah terlambat, obat-obatan yang dikonsumsi Veronika sudah merusak jantungnya. Seminggu waktu yang diberikan dokter untuk Veronika menikmati kehidupan. Dalam kurun waktu itu, Veronika mendapatkan pelajaran hidup dari tiap ‘orang aneh’ di sekitarnya. Di rumah sakit ini Veronika belajar mengekspresikan emosinya, gairahnya terhadap seks, belajar arti hidup, jatuh cinta, dsb. Dan Veronika pasrah untuk sisa hidupnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Lewat novel yang diterbitkan tahun 1998 ini, </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Paulo Coelho mengisahkan individu-individu rapuh yang terlempar ke rumah sakit jiwa karena hasrat, impian, dan sikap hidup mereka berbeda dengan yang dianggap normal oleh masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:left;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;line-height:115%;">P.S.: Namaku Veronika. Tapi aku mencintai kehidupan..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:left;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:15pt;text-align:left;margin:0;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mumpunidh.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mumpunidh.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=79&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/05/veronika-memutuskan-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Need You</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/i-need-you/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/i-need-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 23:37:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beatles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[  You don’t realize how much I need you Love all the time and never leave you Please come on back me I’m lonely as can be I need you   Said you had a thing or two to tell me How was I to know you would upset me? I didn’t realize As I [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=78&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">You don’t realize how much I need you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Love all the time and never leave you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Please come on back me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I’m lonely as can be</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I need you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Said you had a thing or two to tell me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">How was I to know you would upset me?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I didn’t realize</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">As I looked in your eyes you told me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Oh yes you told me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">You don’t want my loving any more</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">That’s when it hurt me and feeling like this</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I just can’t go on any more</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Please remember how I feel about you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I coul never really live without you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">So come on back and see</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Just what you mean to me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I need you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">But then you told me </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">You don’t want my loving any more</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">That’s when it hurt me and feeling like this</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I just can’t go on any more</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Please remember how I feel about you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I could never really live without you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">So come on back and see</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Just what you mean to me</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I need you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">I need you</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Lagu ini direkam untuk Album Help! pada tanggal 15 dan 16 Februari 1965 di EMI Studio, London. </span><span style="font-size:10pt;">I Need You adalah lagu kedua George Harrison yang direkam oleh Beatles. </span><span style="font-size:10pt;">Selain menyanyikannya sendiri, Harrison juga memberikan efek yang beda, unik pada suara gitarnya. </span><span style="font-size:10pt;">Lagu itu ditulis Harrison untuk Pattie Boyd, saat mereka sedang bermasalah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;">So come on back and see</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;">Just what you mean to me</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;">I need you</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;">I need you</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Itu juga yang ingin kukatakan padamu, malam ini…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mumpunidh.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mumpunidh.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=78&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/i-need-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengeja masa lalu</title>
		<link>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/mengeja-masa-lalu/</link>
		<comments>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/mengeja-masa-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 04:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mumpunidh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mumpunidh.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[COMPOSE Dan fragmen-fragmen itu kembali beterbangan memenuhi ruang di kepalaku. Melintasi lorong-lorong waktu. Tak terbendung.. Pada sebuah pagi di salah satu kelas di Sekeloa. Orang-orang tak kukenal. Saling bicara, saling tertawa. Cuma dua orang yang kuingat, dia yang mewawancaraiku, dan kau dengan rambut gondrongmu. Pada sebuah malam, aku berjalan di sepanjang Haur Pancuh, berdua dengan teman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=80&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">COMPOSE</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dan fragmen-fragmen itu kembali beterbangan memenuhi ruang di kepalaku. Melintasi lorong-lorong waktu. Tak terbendung..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pada sebuah pagi di salah satu kelas di Sekeloa. Orang-orang tak kukenal. Saling bicara, saling tertawa. Cuma dua orang yang kuingat, dia yang mewawancaraiku, dan kau dengan rambut gondrongmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pada sebuah malam, aku berjalan di sepanjang Haur Pancuh, berdua dengan teman kostku. Kita berpapasan di dekat warung padang, dan kau berlalu begitu saja setelah sedikit berbasa-basi. Kau tau, aku berharap kita bisa ngobrol lebih lama (dan kenyataannya kita tidak pernah melakukan itu semasa kuliah dulu).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Aku dulu punya tas kecil Eiger warna abu. Kau tau apa alasan aku beli tas itu? Karena aku suka memperhatikanmu, jalan cepat sambil menyandang tas kecilmu yang warna item itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Makar ’94. Kau tidak datang. Dia pun tidak datang. Orang-orang membicarakan kalian. Aku mulai gelisah. Dan aku patah hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Siang itu aku ke tempat kostmu untuk –alasan- pinjam buku. Di pintu kamar tertulis “lagi ke *…*(sebuah nama)”. Dan aku putus asa. Mungkin kau sudah membuat keputusan itu (kemudian aku tau, itu hanya sebuah nama rental).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Natal 2004. Kita bareng-bareng jalan dari gereja di Aloysius. It was so nice..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pada sebuah diskusi di kampus. Kau duduk di depanku. Kau tau bagaimana rasanya? Aku masih ingat seperti apa perasaanku ketika itu. Dan seperti apa rasanya ketika kau minta tissue padaku. Hehe.. lucu!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Sore itu di SekTeng. Berbelok menuju rumah kalian, aku sudah melihatmu lebih dulu. Sedang menyapu, dengan rambut baru. Aku diam, malu berkomentar. Takut teman kecilku itu tau apa yang kusimpan rapat-rapat. Baru ketika masuk rumah kalian dia mulai komentar. Dan aku tetap menghemat suara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Di kampus. Ada dirimu dan teman-temanmu. Aku juga ada di antara kalian. Dan kau menunjukkan foto. Sepintas aku melihatnya. Kalian menyebutnya si galing. Dan aku cemburu!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt 0.5in;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Siang itu di pangkalan Damri Jatinangor. Kita bertiga, aku, kau, dan teman kecil kita itu. Entah apa yang kalian obrolkan. Dia menggodaimu, dan kau menunjukkan kekhawatiran. Kau tidak pulang bareng kami, hanya minta receh. Katamu untuk nelfon. Dan sepanjang jalan ke Bandung aku menduga-duga kau sedang menelfon siapa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Dan fragmen-fragmen itu beterbangan, berhamburan, kemudian menyatu membentuk satu cerita masa lalu. Ya, masa lalu. Jadi jangan khawatir kalo aku memunculkan cerita ini. Tidak ada maksud apa-apa selain mengenang dan sekedar pengakuan. Aku memutuskan untuk mencoba mengenal seorang laki-laki di tahun ’96, setelah kau berlalu dari hadapanku. Padanya kubilang dialah laki-laki pertamaku, tapi kubilang padamu: You are my first love!<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Sepanjang masa kuliah, selama masa pertemuan kita, aku bergulat dengan perasaanku sendiri. Kalau dipikir-pikir, hebat banget aku ya ketika itu.. Sanggup bertahan, jauh banget dibandingkan aku yang sekarang. Jangan diambil hati ya.. Buat lucu-lucuan aja.. GBU always!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;">SENT!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">********</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;">INBOX-received a new mail</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Ini yang paling tidak kupahami darimu. Bagaimana kau bisa bilang &#8220;jangan diambil hati&#8221;&#8211;kalau membacanya saja sudah bikin hati &#8220;ketar-ketir enggak keruan&#8221;. Sungguh aku tidak mengerti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Dulu, ada yang mengatai aku &#8220;si bijak&#8221;&#8211;entah dengan dasar apa. Dan dengan sombongnya aku nyaris percaya bahwa aku adalah seperti yang dituduhkan orang itu (ck.. ck.. ck&#8230;, betapa pedenya!). Tapi ternyata aku butuh waktu bertahun-tahun hanya untuk menyadari bahwa sesungguhnya aku sama sekali tidak bijak&#8211;sebaliknya malah! Dan membaca tulisanmu seakan ada yang membisikiku: kamu memang tolol!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Ada dua hal yang dengan keras aku lakukan ketika berinteraksi denganmu sekarang&#8211;dalam bentuk apa pun, bahkan sekadar mendengar namamu disebut. Dua hal yang kejam itu adalah &#8220;menyesal&#8221; dan &#8220;andai&#8221; (semoga kau mengerti apa yang kumaksud).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Demi masa depan aku harus belajar keras dan berusaha untuk benar-benar menjadi bijak, walaupun itu tidak mudah. Aku sangat mengapresiasi kejujuran dan keterbukaanmu. Tapi rasanya, aku pun mau marah dan berteriak: MENGAPA!!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Sudahlah&#8230; aku sudah tidak bisa menulis lagi. Entah apa yang berkecamuk. Aku cuma bisa bilang: <em>hope you always find the best thing</em>&#8230;&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Pengagum setiamu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mumpunidh.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mumpunidh.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mumpunidh.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mumpunidh.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mumpunidh.wordpress.com&amp;blog=477053&amp;post=80&amp;subd=mumpunidh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mumpunidh.wordpress.com/2008/05/04/mengeja-masa-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7894ee9d680688cbab789989f410a321?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mumpunidh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
